Langsung ke konten utama

Featured

Apa itu BPA Free? Apa Bahaya BPA Untuk Tubuh?

J ika saat membeli bahan bahan pecah belah plastik, apakah kalian menyadari sebagian besar ada label "BPA Free", lalu apa sih BPA Free itu?  BPA merupakan singkatan  bisphenol A  – yang merupakan zat kimia yang sudah digunakan secara luas sejak tahun 1950-an. Bahan ini digunakan dalam plastik polikarbonat dan resin epoxy.  Plastik polikarbonat adalah bahan yang digunakan untuk plastik plastik wadah makanan, seperti stoples, botol minum, dan tempat makan. Sementara, resin epoxy adalah bahan yang digunakan sebagai pelapis kemasan kaleng yang berfungsi untuk mencegah permukaan kaleng berkarat. Jadi, BPA free adalah kemasan yang terbebas dari  bisphenol A  yang sering digunakan dalam bahan yang disebutkan tadi.  BPA di dalam kemasan bisa terurai dan masuk ke dalam makanan yang tersimpan di dalam kemasan tersebut sehingga jika dikonsumsi akan masuk ke dalam tubuh manusia.  Food and Drug Administration  menyebutkan bahwa BPA aman jika masuk ke dalam tubuh dalam jumlah kecil. Akan t

Wisata Kuala Lumpur Wajib dikunjungi

   Jum, siapa yang nak ke Kuala Lumpur? Sini...sini....ada beberapa tempat wisata Kuala Lumpur yang wajib dikunjungi. Rute akan saya buat dari yang terdekat KL Sentral. KL  Sentral itu sendiri adalah hub transportation atau pusat dari segala penghubung transportasi di Kuala Lumpur.


1.   Little India

Letak little India dekat dengan KL Sentral. Jika kalian dari KLIA dan menuju ke KL Sentral menggunakan aerobus atau skybus sebelum kalian sampai ke KL Sentral tepat disebelah kanan, kalian akan melihat toko toko cantik yang depannya ada tugu melingkar atasnya dengan tulisan Little India berikut orang orang India yang berlalu lalang dan berjalan dengan cepat disekeliling toko toko itu. Di toko ini banyak dijual saree atau pakaian tradisional India serta makanan India berikut asesories lainnya. Kalian bisa membawa sedikit oleh oleh Malaysia dan india dari sini, so, gak perlu ke India kan. Hehehe… Atau kalau memang kalian cuma seorang backpacker kere macam saya, memfoto dan berfoto ditempat ini bisa menjadi obat kepuasan tersendiri. Bus Aerobus atau Skybus tidak bisa kalian stop di tempat ini. Jadi kalian bisa berhenti di KL Sentral dulu, barulah berjalan menuju tempat ini. Tempat ini akan ramai dikunjungi menjelang senja. Banyak kedai kedai makanan dan pakaian yang buka pada waktu waktu ini. Sekalian mencicipin masakan India.

2.  Batu Caves

Batu caves atau goa batu ini merupakan kuil hindu yang paling terkenal. Banyak orang orang India setempat atau India dari negara aslinya yang berkunjung ditempat ini. Kuil ini dibangun sebagai penghormatan terhadap dewa Murugan. Sehingga patung dewa Murugan menjulang tinggi sekali sekitar 42,7 meter di tempat ini. Untuk menuju ke dalam gua utamanya, pengunjung harus menaiki anak tangga berjumlah 272 (siap dihitungi ya) hehe.. Saran saya sih, kalau mau ketempat ini, sebaiknya pagi hari.  Jadi masih seger segernya buat naiki anak tangganya. Ditempat ini banyak kera macaque yang lucu lucu. Tapi hati hati, karena kera kera ini suka membawa barang barang kecil para wisatawan. Pastikan barang barang anda aman sebelum memasuki tempat ini.
            Lokasi ini tidak begitu jauh dari pusat kota dan hanya berada sekitar 13 km dari KL Sentral. Dengan merogoh uang RM 2 kalian bisa menuju tempat ini dari KL Sentral ke Batu Caves dengan KTM Komuter. Tiket bisa kalian beli melalui loket dengan akak akak cantik yang menjaganya. Tapi mulai tahun 2017, KTM sudah menggunakan tiket koin yang harus di beli di mesin sama seperti saat membeli tiket LRT. Oh ya, KTM Komuter akan datang sedikit lama saat siang menjelang sore hari.. Jadi, sebisa mungkin ya cadangan time diatur saat membuat itinerary. Jangan sampai karena menunggu kereta sampai setengah jam, kalian melewatkan pergi ke destinasi lainnya. Oh yaa…terakhir saya kesana, harga tiket sudah mulai naik lagi menjadi RM 2.5 /orang





3. Central Market dan Kasturi Walk

Letaknya ada di pasar seni dan bersebrangan dengan stasen LRT Pasar seni. Jadi dari KL Sentral, tinggal naik LRT menuju pasar seni dengan merogoh kocek RM 1 saja (untuk terakhir saya kesana naik menjadi RM 1.5) Kalian bisa membeli tiket di mesin tiket yang ada di KL Sentral sebelum gate masuk LRT nya. Di layar mesin kalian pilih yang LRT kemudian klik destinasinya yaitu pasar seni. Setelah itu muncul tulisan berapa jumlah tiket yang akan dibeli dan harganya. Setelah itu masukan uang kalian di bagian mesin sebelah kanan (ada lobang untuk uang plastik dan koin ya) Uang plastic maksudnya uang kertas yang berbahan plastik. Ringgit yang keluaran baru sekarang berbahan plastik, kalau yang lama masih berbahan kertas. LRT mau menerima yang berbahan plastik. Kalau masih belum paham pakainya, silahkan nunggu orang lain yang memakainya dan pantengin aja gimana cara pakainya, nanti juga ngerti sendiri…hehe, saya juga awalnya begitu.Atau nanti saya akan buat tulisan khusus untuk cara menggunakan mesin ini di Kuala Lumpur dan juga single/standart ticket di Singapore.



Jika ada yang mau membeli oleh oleh souvernir, Central Market dan Kasturi Walk inilah pilihan utamanya. Central Market berbentuk gedung yang dalamnya banyak sekali orang orang yang berjualan souvernir, pakaian, lukisan, barang barang antik, kedai makanan, dll. Harga harganya lebih murah di sini dibandingkan di tempat lainnya seperti di Bukit Bintang, apalagi di bandara KLIAnya bisa sampai dua kali lipat nawarinnya. Sedangkan kalau Kasturi Walk yang bersebelahan dengan Central Market bahkan menempel dengan Central Market merupakan sebuah jalan yang banyak sekali orang orang berjualan souvernir, makanan, pakaian, asesories, bahkan guest house. Siap siap untuk berkeliling yaa…pokoknya kalau belum berkeliling ditempat ini ya belum puas. Hehe,






4. Chinatown Petaling Street


Tempat ini adalah salah satu tempat yang wajib dikunjungi. Tempat ini ada jalan yang diampit dua bangunan dengan dominasi orang Chinese dan juga India. Makanan makanan yang dijual pun ala Chinese jadi susah kalau mau cari masakan ala melayu apalagi mau cari nasi seperti di Indonesia. Kalau buat muslim hati hati dalam memilih makanannya yaa. Berfoto dengan lampion lampionnya menjelang sore hari nampak oke ditempat ini. Memang buka dan ramenya di sore hari sih. Letaknya tidak begitu jauh dengan Kasturi Walk. Jika kalian keluar dari Kasturi Walk kalian berbelok ke kiri sepanjang tetotoar kurang lebih seratus meter kemudian menyebranglah. Kalian bisa beli souvernir ditempat ini. Makanan yang dijajakan juga cukup menggoyang lidah. Semakin sore hari tempat ini semakin ramai dengan orang orang yang berburu makanan. Jalan ini juga banyak guest house dan hostel hostel murah. Banyak bar dan restoran yang buka sampai dini hari juga loh…


5. De Guan di temple dan Sri Mahariamman temple


Tempat ini juga masih satu komplek petaling street. Jadi kalau kalian ke Chinatown dan petaling street, sempatkanlah menengok bangunan ini. Sekedar berfoto dan membuat kenang kenangan ditempat ini akan memuaskan perasaan kalian karena bangunan ini sangat cantik. Sebenarnya di Singapore ataupun di Indonesia (medan) pokoknya yang ada penduduk Indianya, bangunan ini pasti ada. Nah di depannya (bersebrangan jalan) ada tempat sembayang chinese kalau gak salah De Guan Di temple namanya. Wahh keren banget jadi spot foto kalian. Oh ya, kalau kalian menginap di Frenloft Hostel, nah…temple ini tepat ada di belakangnya hostel ini. Jika kalian menikmati coffee di toproof fernloft hostel, maka pemandangannya ya temple ini. Katanya sih ini satu paket pembuatannya dengan patung dewa murugan yang di batu caves. Recommended banget buat dikunjungi. Tapi tetep yaa, hormati jika ada orang India atau Chinese yang sedang beribadah ditempat ini.


6.  Masjid Jamek


Bagi muslim, wajib banget menyempatkan sholat di masjid ini selain berfoto foto. Masjid ini akan nampak indah saat menjelang malam hari atau maghrib dengan kelap kelip cahanya yang menerangi sekelilingnya. Untuk mencapai tempat ini ada dua alternative. Yang pertama kalian bisa naik LRT dari stasen LRT  pasar seni atau KL Sentral ke stasen LRT masjid Jamek. Atau alternative ke dua, untuk menghemat budget, kalian bisa berjalan ke belakang Central Market terus saja sambil melihat lihat sudut sudut kota menuju  masjid ini. Kalau masih gak ketemu, tanya penduduk setempat karena letaknya memang tak jauh dari Central Market dan bersebelahan dengan sultan abdul samad building serta dataran merdeka. 
 






7.  Dataran Merdeka


Tempat ini adalah lapangan luas yang berada di depan Sultan Abdul Samad Building, Kuala Lumpur City Galery, dan perpustakaan Kuala Lumpur serta masih banyak lagi bangunan bangunan lainnya yang masih satu komplek mengelilingi lapangan ini. So, kenapa disebut dataran merdeka?  Karena disinilah tempatnya dimana bendera Union Jack diturunkan pada tanggal 31 agustus 1957 menandakan berakhirnya penjajahan Inggris. Pada masa itu, perdana menteri Malaysia yang pertama Tuanku Abdul Rahman telah memimpin ribuan warga dengan teriakan kemerdekaan. Semenjak itu nama tempat ini popular dengan sebutan dataran merdeka. Tempat ini juga menjadi tempat perayaan ulang tahun kemerdekaan Malaysia setiap tahunnya sejak 1957. Setiap harinya tempat ini ramai dikunjungi oleh wisatawan dari berbagai mancanegara ataupun warga local yang beraktivitas olahraga atau bermain ditempat ini. 




8. Sultan Abdul Samad Building


Kalau tempat ini berada di depan dataran merdeka. Bangunan yang cantik, unik, dan megah ini juga menyimpan misteri sejarahnya. Bangunan ini merupakan bangunan warisan yang masih dilindungi dan dipelihara keasriannya dengan baik. Bangunan ini di bangun pad atahun 1893 oleh Sir Charles B.H. Mitchell yang merupakan gubernur negeri negeri selat pada masa itu. Bangunan ini mulai digunakan pada tahun 1897. Sedangkan arsiteknya adalah Arthur Charles Alfred Norman. Batu batu bata yang berwarna merah yang menakjubkan tersebut konon katanya dibawa dari India dan pekerjanya terdiri dari orang orang India. Hmm….pantas yaa disana banyak orang India. Sedangkan nama Abdul Samad diambil dari nama Sultan Selangor yang memerintah pada masa itu. Luas dari tempat tersebut adalah 10,200 meter persegi . Sekitar tahun 1978, bangunan ini direnovasi tanpa mengubah bagian luar dan bentuk aslinya hanya bagian dalamnya saja, dengan menghabiskan anggaran belanja  sebanyak RM 17,2 juta dan kembali diresmikan pada tahun 1984. Wahh…kalau saya pribadi sih doyan banget liatin bangunan bangunan yang melagenda macam ini. Kalau kalian? Recommended banget deh buat yang doyan sejarah ataupun selfie.


Selengkapnya tentang Abdul Samad Building disini 

9. Kuala Lumpur City Gallery

Kuala Lumpur City Gallery adalah inovasi dari Andrew J.K. Lee, pendiri ARCH. ARCH sendiri adalah perusahaan pembuatan model terbesar di Asia. Andrew lah yang membuat Kuala Lumpur Walks & Tour Map dan mendirikan City Gallery beserta menara ikonik I LOVE KL yang menjadi buronan wisatawan untuk berfoto di Kuala Lumpur. So, bahkan kadang sampai harus anteri dulu buat foto didepan ikon ini. Gedung ini satu paket dengan Sultan Abdul Samad Building, gedung yang dirancang oleh AC Norman dan J. Russel pada 1898 bergaya Arsitektur Mugal pergabungan antara arsitektur India dengan Persia dan Asia Barat. Dulunya bangunan ini adalah pusat kantor percetakan pemerintah administrasi Inggris di Malaysia. Sempat menjadi kantor Kementerian Tenaga Kerja pada 1961 dan kantor Kemananan Pos pada tahun 1977, dan dijadikan Kuala Lumpur City Gallery pada tahun 1989 sampai sekarang.

Di dalam gedung ini ada berbagai informasi mengenai sejarah kota Kuala Lumpur dan perkembangannya. Di sini juga kalian akan mengetahui arti nama dari Kuala Lumpur yaitu hasil pertemuan Sungai Klang dan Gombak yang berlumpur. Ditempat ini juga tempat pembuatan souvernir miniature dari kayu kayu yang sangat cantik. Selain itu juga ada miniature kota Kuala Lumpur yang sangat mengagumkan. Jika kalian berniat untuk mengunjungi dan masuk ketempat ini, kalian hanya perlu merogoh kocek sebesar RM 5 saja. So beautiful Kuala Lumpur. Jangan lupa mampir ke bangunan sebelahnya, Perpustakaan Kuala Lumpur yang menyimpang koleksian yang keren keren juga.



10.  Bukit Bintang

Destinasi berikutnya adalah Bukit Bintang. Ini dia surganya shopping dan hiburan. Tempat ini memang pusatnya perbelanjaan di Kuala Lumpur. Banyak sekali toko, bar, cafĂ©, restoran, mall, hotel hotel bintang lima, tempat tempat nongkrong kaum muda memenuhi penjuru Bukit Bintang. Kalau dari KL Sentral kalian bisa menyicipi naik monorail dan berhenti di stasen Bukit Bintang. Tapi kalau kalian di daerah Chinatown Pasar Seni dan pengen irit budget lebih baik manfaatkan GO KL yaitu bus gratis yang melewati rute Pasar Seni - Bukit Bintang tapi kalau kalian mengunjunginya sore hari, yaaa harus super sabar karena jalanan akan macet dan bus GO KL akan stat di tempat lamaaa banget plus umpek umpekan penumpang saking banyak yang menggunakan fasilitas bus ini. Kelebihannya ya itu, gratis buat para backpacker dan itung itung punya cerita macet di Kuala Lumpur. Anggap aja pengalaman. Hehe…



 11. Jalan Alor

Tempat ini letaknya di Bukit Bintang dan sangat populer dengan kulinernya yang beragam. Eitss…tapi tidak semua warga Malaysia tahu tempat ini. Jujur, saya sudah dua kali nyariin jalan ini tapi kagak ketemu temu dan yang kedua kalinya barulah ketemu. Kenapa bisa begitu? Lebih detailnya nanti saya ceritakan di sesi berikutnya khusus cerita saya selama perjalanan backpacking di Kuala Lumpur. Sebenanrya itu jalan terlihat dari jalan besar tapi bukan jalan utama Bukit Bintangnya. Dari pertigaan (entah perempatan ) saya agak lupa maaf. Itu belok kiri nah nanti sebelah kiri jalan ada tulisan jalan Sehala. Jalan itu sudah masuk Jalan Alor.Ada lebih baiknya kalian menggunakan GPS saat hendak berkunjung ke tempat ini. Banyak sekali orang yang menikmati kuliner dari berbagai mancanegara ngumpul di situ. Harga harganya juga yaaa lumayan lah. Mau cari makanan Melayu, Chinese, India, ataupun Indonesia…carilah di sini.


 12. Suria KLCC

Suria KLCC adalah pusat perbelanjaan semacam mall yang terletak di bawah Petronas Twin Tower. Bangunan ini setinggi 5 lantai. Jika kalian keluar dari gedung KLCCpada saat malam hari, kalian akan melihat air mancur simfonik yang menari nari berwarna warni begitu indah mengikuti alunan musik.  Ada juga Suria Park bersebelahan dengan kolam simfonik tersebut. Taman yang begitu asri ditengah kota begitu sangat menenangkan. Kalau kalian datang siang hari ke tempat ini dan tak bertemu air mancur simfonik, kalian bisa bersantai, bermain, dan berjalan jalan ria di taman ini. Taman ini dirancang oleh Roberto Burle Marx, sebagai karya terakhir yang dilakukan oleh arsitek berkebangsaan Brasil. Ada sekitar 1900 pohon setempat termasuk 66 spesies pohon palem ditanam untuk menghijaukan tempat ini. Burung burung lokal dan migran pun akan banyak kalian jumpai ditempat ini, begitu nyaman dan asri.
Di gedung Suria KLCC ini juga dilengkapi dengan Aquaria KLCC yang mengoleksi berbagai binatang laut serta Petrosains Center atau pusat peraga ilmu pengetahuan yang berkaitan dengan industry minyak Malaysia yang dipegang oleh perusahaan Petronas. Perusahaan minyak besar inilah yang membangun menara petronas twin tower. Letak Petrosains ada dilantai ke-empat gedung Suria KLCC ini. Oh ya, jangan heran kalau disana, entah di Bukit Bintang atau di Suria KLCC kalian akan melihat tulisan ISETAN yaa..hehe…itu bukan rumah hantu loh. ISETAN adalah sebuah department store asal Jepang yang mengambil tempat setinggi 5 lantai di Suria KLCC.




 Tambahan nih yang berkunjung ke Suria KLCC dan Petronas. Di depan gedung Suria KLCC ada Public Bank Building yang cantik dan bagus buat spot foto kalian.  

13. Petronas (Twin tower)

Ini adalah bangunan yang paling famous banget yaa di Malaysia bukan lagi Kuala Lumpur. Bahkan sebagian orang yang di Kuala Lumpur yaa incerannya hanya satu ini yang paling penting, foto di depan menara Petronas Twin Tower.  Gak ketempat ini pasti menyesal banget dan bakalan ngulangi ke Kuala Lumpur sometime lagi dah. sama halnya kalau gak ke Batu Caves (ehem, saya pun begitu). Oke, berhubung ini satu tempat dengan Suria KLCC, jadi rute jalannya pun sama ya. Kalau kalian dari KL Sentral atau Pasar Seni, naiklah LRT ke station KLCC. Tapi kalau kalian dari Bukit Bintang, ada dua alternative. Yang pertama, kalian bisa menggunakan Monorail dari Bukit Bintang dan berhenti di Dang Wangi station dilanjutkan naik LRT dari Dang Wangi ke station KLCC. Atau alternative kedua yang cocok bagi backpacker nih, kalian bisa menggunakan Walkway dan jalan dari Bukit Bintang ke Station KLCC. Yahh, lumayan pegel sih, cuma rame kok penduduk sana dan bule bule turis yang jalan kaki. Itung itung ngirit uang transport sambil liat liat suasana malam Pusat Kota Kuala Lumpur.


14. Kuala Lumpur Tower

Manara ini tak kalah menariknya di banding petronas. Menara ini adalah manara telekomunikasi yang konon tertinggi ke tujuh di dunia. Tapi nampaknya para wisatawan banyak yang lebih tertarik di Petronas Twin Towernya. Menara ini juga sebenanrnya tak kalah menariknya walau ukuran lebarnya jangan dibandingan dengan Petronas, tapi tingginya ngalahin petronas loh. Menara ini ketinggiannya sekitar 421 m dan dibangun 4 Oktober 1991 kemudian dibuka tahun 1995. Menara ini menyediakan dek pengamatan dari ketinggiannya. Layaknya di monas, para wisatawan juga boleh masuk dan menikmati pemandangan kota Kuala Lumpur dari atas menara dengan biaya masuk tentunya. Letak menara ini ada di Jalan Puncak dari Jalan P. Ramlee. Menara ini pada waktu malam akan bercahaya terkadang merah kemudian putih atau warna lainnya. Sebelas dua belas sama monas lah.


  
 15.  KTM Berhad Building dan Railway Station

Bangunan ini sebenarnya lokasinya tak jauh juga dari Sultan Abdul Samad Building.. Tepatnya di Station Kuala Lumpur (KTM Komuter). Dibalik keindahan arsitekturnya yang menawan, bangunan ini juga salah satu bangunan sejarah yang tak kalah pentingnya di Kuala Lumpur. Lokasinya di Jalan Sultan Hisamuddin, Kuala Lumpur berdekatan dengan komplek masjid negara dan dayabumi.
Sebenarnya dahulu, stasen yan pertama di Kuala Lumpur ini namanya adalah Stasen Residen karena berdekatan dengan kediaman Residen British dan menghubungakan Kuala Lumpur ke Klang dan diresmikan pada 22 September 1886. Pada tahun 1967 kawasannya pernah dijadikan kawasan pemerintahan. Untuk sejarah yang lebih detail mungkin bisa teman teman search sendiri ya di internet. Hihii…. Yang bertanggungjawab dengan bentuk bangunan ini adalah Artur Benison Hubback, seorang pembantu Arsitek British. Gaya bangunan ini sama halnya dengan Sultan Abdul Samad Building, Dewan Badaraya Lama (satu komplek dengan Suntan Abdul Samad Building) dan Masjid Jamek ada unsur Mugalnya. Dengan biaya RM 23,000 stasen ini dibangun dan mulai beroperasi pada 1 Agustus 1910 setelah perobohan stasen Residen. Oh ya, di tempat ini juga ada Hotel Stasen yang mnegambil sebagian ruang stasen. Kalau dari KL Sentral kalian bisa naik KTM Komuter dan berhenti di Kuala Lumpur Station. Sedangkan kalau dari Pasar Seni Station, kalian hanya tinggal berjalan menggunakan walkway yang sudah disediakan.



Selengkapnya tentang Railways Station Kuala Lumpur disini

16. Masjid Negara

Ini juga harus kudu wajib dimasukkan ke itinerary. Masjid Negara ini sudah seperti masjid Istiqlal kalau di Jakarta. hehe.... Masjid ini diresmikan pada tanggal 27 Agustus 1965. Bangunan ini juga di design dengan begitu moderntetapi ciri arsitektur Islam tetap dilestarikan. Atap masjid ini yang menurut saya sangat khas dan unik, seperti sebuah payung yang terbuka berwarna biru cerah. Lokasinya pun sangat strategis. Kalian bisa turun di KTM Stasen Kuala Lumpur atau bisa dari Statsen Pasar Seni. Letaknya bersebrangan dengan bangunan KTM Berhad/railways station. 



Sebenarnya sih masih banyak lagi tempat tempat wisatanya. Seperti bird park, butterfly park, Orchid Garden, Perdana Botanical Garden, Gedung Daya Bumi, dll. Tapi yang paling wajib dikunjungi ya yang saya paparkan tadi.

                      Ada pertanyaan??? Silahkan tinggalkan komentar ^_^

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Murah KL Sentral ke Bukit Bintang

Bagi teman teman yang naik kendaraan bus ataupun kereta KLIA yang hendak menuju ke Kuala Lumpur, tentunya akan terhenti di KL Sentral sebagai pusat transportasi di kota tersebut. Nah, sebagian wisatawan lebih memilih mencari tempat penginapan sekitar Chinatown atau Pasar Seni ataupun sekitar Bukit Bintang yang merupakan pusat kota Kuala Lumpur dengan big mall mall nya dan lokasinya tak jauh dengan KLCC Petronas Twin Tower. www.kualalumpur.ws Bagi teman teman yang hendak ke Bukit Bintang dari KL Sentral, ada beberapa alternatif transportasi untuk menuju ke tempat tersebut. Semoga saya bisa menjelaskan satu persatu dengan baik yaaa, kalau ada pertanyaan bisa komen di bawah postingan ini : 1. Monorail Jadi, di KL ada Monorail yang menghubungkan KL Sentral hingga ke Titi Wangsa. Nah Monorail ini semacam kereta cepat yang cuma punya satu rel dan rangkaiannya juga gak banyak, jadi unik gituu...sayang di Indonesia kayaknya belum kelar yaaa...entar nunggu di Palembang

Resep Bolu Sarang Semut Takaran Gelas, Bolu Karamel & Tips Anti Gagal

Bahan yang perlu disiapkan : 1. Gula pasir 2 gelas belimbing 2. Telur 5 butir 3. Mentega 100 gram 4. Vanili 1 bungkus 5. Susu coklat 1 saset (tambahan aja)  6. Soda kue 1 sdt (saya kalau beli selalu bilang soda babon, biasanya soda yang paling murah dipasarkan)  Tips kalau mau kenyal sekali: 7. Terigu 1 gelas luber 8. Tapioka 1 gelas luber Tips kalau mau kekenyalan sedang: 7. Terigu 1 gelas setengah 8. Tapioka setengah gelas Note: gelasnya yang gelas belimbing normal, jangan yang gelas ramping kecil. Biasanya ada yang gelas belimbing bentuknya lebih ramping/kecil.  Cara pembuatan: 1. Sangrai gula hingga cair semua (disangrai loh ya, bukan direbus dengan menambahkan air), setelah mencair kemudian tuang dua+setengah gelas belimbing air dan biarkan gumpalan karamel gulanya mencair semua dan agak susut dikit, kemudian didiamkan hingga dingin. Tips : jangan sangrai gula terlalu tua atau terlalu coklat atau terlalu lama hingga cairannya mendidih lama karena walaupun bisa bersarang bagus tapi

Cara ke Batu Caves dari Bukit Bintang

Cara ke Batu Caves dari Bukit Bintang Untuk anda yang tengah atau akan liburan atau backpacking di Kuala Lumpur, saya akan kasih info bagaimana cara ke Batu Caves untuk anda yang tengah berada di Kuala Lumpur dan stay di Bukit Bintang. Ada beberapa alternatif kendaraan untuk menuju ke Batu Caves. Berikut alternatif yang mungkin bisa anda gunakan. 1. Monorail + KTM Komuter       Train yang tersedia di Bukit Bintang yaitu Monorail. Jadi untuk mencapai Batu Cave dari Bukit Bintang anda bisa pergi ke station monorail tujuan KL Sentral. Kemudian dari KL Sentral, anda lanjutkan naik train KTM Komuter tujuan Batu Caves. Train yang menuju ke Selangor (Batu Caves), hanya ada KTM Komuter. Untuk biaya monorail sekitar RM 1.5 - RM 2, saya lupa tepatnya. Kalau KTM Komuter seharga RM 2 dan RM 4 untuk pulang pergi.  2. GO KL + KTM Komuter         Anda juga bisa naik GO KL dari Bukit Bintang ke Pasar Seni ( Purple Line ). Setelah berhenti di halte Pasar Seni, anda lanjutkan ber